Kanker serviks atau disebut juga
kanker rahim merupakan jenis penyakit kanker nomor tiga di dunia. Perkembangan
kanker jenis ini sangat sulit dideteksi, maka dengan itu Kanker servik ini
disebut juga sebagai silent killer.
Proses perjalanan dari infeksi virus menjadi kanker serviks membutuhkan waktu
cukup lama, sekitar 10-20 tahun.
Proses ini seringkali tidak
disadari hingga kemudian sampai pada tahap pra-kanker tanpa menimbulkan gejala. Oleh karena itu
pemahaman terhadap penyakit kanker serviks oleh kaum wanita di Indonesia sangat
dibutuhkan. Penyakit kanker serviks disebabkan infeksi virus Human Papilloma
Virus (HPV) atau virus papiloma manusia. HPV menimbulkan kutil pada pria maupun
wanita, termasuk kutil pada kelamin, yang disebut kondiloma akuminatum.
Hanya beberapa saja dari ratusan
varian HPV yang dapat menyebabkan penyakit kanker. Kanker serviks bisa terjadi
jika terjadi infeksi yang tidak sembuh-sembuh untuk jangka waktu lama.
Sebaliknya, kebanyakan juga infeksi virus HPV hilang sendiri, teratasi oleh
sistem kekebalan tubuh atau imun tubuh. Bagi kaum perempuan, penyakit kanker
rahim atau kanker serviks seperti hantu yang menakutkan.
Penyakit ini, dari tahun ke tahun
selalu membawa penderitanya kepada kematian. Meskipun data terbaru menyebutkan
bahwa ada penurunan yang cukup berarti pada jumlah kematian yang diakibatkann
oleh kanker serviks ini, penyakit yang menyerang bagian kewanitaan ini tetap
saja ditakuti banyak perempuan. Berikut ini beberapa bahaya kanker serviks yang perlu anda waspadai.
Sekian informasi mengenai penyakit Ginekologi, untuk lebih jelas dan
apabila ada pertanyaan yang ingin disampaikan silahkan klik kolom “konsultasi
Dokter Online” di bawah ini. Terima kasih.
article from: ginekologihospital
Peringatan : jika kamu merasa artikel kami belum jelas atau anda ada pertanyaan lain, maka anda bisa klik Konsultasi online , dimana pakar kami akan menjawab pertanyaan anda, atau hubungi nomor 021-6911921/2. Metropole Hospital Jakarta berharap semoga anda senantiasa sehat.
.jpg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar