Setiap
wanita berisiko terkena kanker serviks. Bahkan setiap hari ada 37 wanita usia
tersebut terdiagnosis kanker serviks dan 20% wanita meninggal karenanya. Tak
heran jika kanker serviks pun menjadi pembunuh nomor satu di Indonesia dan
negara berkembang lain, mengalahkan kanker payudara.
Lebih
dari 70% kanker leher rahim disebabkan oleh Humar Papiloma Virus (HPV) tipe 16
dan 18. Dan yang lebih parah, banyak wanita tak menyadari diri mereka mengidap
kanker serviks karena pertumbuhan kanker yang lambat dan tidak menimbulkan
keluhan atau gejala.
HPV
bahkan bisa menetap lebih dari dua tahun dalam tubuh pada tahap prakanker itu.
Baru setelah sembilan sampai 15 tahun kemudian, akan berkembang menjadi kanker. Ketika HPV berkembang menjadi kanker dalam stadium
lanjut, akan terlihat gejala-gejala, seperti perdarahan setelah senggama,
perdarahan spontan ketika menstruasi rutin, nyeri panggul dan nyeri ketika
berhubungan seksual.
Sekian informasi mengenai penyakit Ginekologi, untuk lebih jelas dan
apabila ada pertanyaan yang ingin disampaikan silahkan klik kolom “konsultasi
Dokter Online” di bawah ini. Terima kasih.
article from: ginekologihospital
Peringatan : jika kamu merasa artikel kami belum jelas atau anda ada pertanyaan lain, maka anda bisa klik Konsultasi online , dimana pakar kami akan menjawab pertanyaan anda, atau hubungi nomor 021-6911921/2. Metropole Hospital Jakarta berharap semoga anda senantiasa sehat.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar