Terinfeksi Human Papilloma
Viruses (HPV) merupakan sebab paling umum atau faktor utama terjadinya kankerserviks. Virus-virus ini ditularkan melalui hubungan seksual, baik oral maupun
anal. Setiap wanita yang aktif secara seksual memiliki resiko terkena kanker
serviks. Akan tetapi wanita dengan partner seks lebih dari satu memiliki resiko
yang lebih besar.
Wanita yang melakukan
hubungan seks tanpa pelindung sebelum umur 16 tahun memiliki tingkat resiko
tertinggi. Beberapa vaksinasi telah dikembangkan dan secara efektif membunuh
HPV yang menjadi penyebab dari 70 hingga 85 persen kanker serviks. Vaksin HPV
ditujukan untuk anak perempuan dan wanita dewasa dari usia 9 hingga 26 tahun
karena vaksin hanya dapat bekerja sebelum infeksi terjadi.
Akan tetapi, vaksinasi
masih dapat dilakukan pada wanita yang belum aktif secara seksual pada usia
dewasa. Mahalnya harga vaksin ini menjadi penyebab kekhawatiran. Akan tetapi,
karena vaksin in hanya ditujukan untuk beberapa tipe kanker beresiko tinggi,
wanita tetap harus melakukan Pap Smear, bahkan setelah vaksinasi.
Walaupun Pap Smear
merupakan cara efektif sebagai tes skrining kanker serviks, kepastian diagnosa
kanker serviks atau diagnosa pra-kanker memerlukan biopsi dari serviks. Biopsi
umumnya dilakukan melalui colposcopy, inspeksi serviks melalui pencitraan yang
diperbesar dengan melarutkan cairan asam untuk memperjelas sel-sel abnormal
pada permukaan serviks.
Proses ini memerlukan
waktu 15 menit dan tanpa menimbulkan rasa sakit. Prosedur diagnosa lanjutan meliputi prosedur Loop Electrical Excision
Procedure (LEEP), cone biopsies dan punch biposies.
Sekian
informasi mengenai penyakit Ginekologi, untuk lebih jelas dan apabila ada
pertanyaan yang ingin disampaikan silahkan klik kolom “konsultasi Dokter
Online” di bawah ini. Terima kasih.
article
from: ginekologihospital
Peringatan : jika kamu merasa artikel kami belum jelas atau anda ada pertanyaan lain, maka anda bisa klik Konsultasi online , dimana pakar kami akan menjawab pertanyaan anda, atau hubungi nomor 021-6911921/2. Metropole Hospital Jakarta berharap semoga anda senantiasa sehat.
.jpg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar